<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8144">
 <titleInfo>
  <title>Makna Pelecehan Seksual pada Perempuan di Lingkungan Kerja dalam Film Pendek “Please Be Quiet”</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Velina Mutiasari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2023</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Film dideskripsikan sebagai wahana audio visual dalam menyampaikan pesan. Film berdasarkan durasi terbagi menjadi dua, salah satunya film pendek. Zaman sekarang banyak filmmaker yang melahirkan film pendek yang mengangkat isu-isu sosial yang dekat dengan realita kehidupan masyarakat, salah satunya ialah isu pelecehan seksual pada perempuan di lingkungan kerja. Salah satu film yang mengangkat isu ini adalah film pendek Please Be Quiet yang dirilis di Youtube pada tahun 2021 oleh sutradara William Adiguna. Melalui metode penelitian kualitatif interpretatif dan teori semiotika Roland Barthes dengan analisis denotasi, konotasi, dan mitos, hasil penelitian menemukan adanya 6 unit analisis yang menunjukkan makna pelecehan seksual di lingkungan kerja, diantaranya pelecehan seksual nonbody contact yakni ajakan tidur bersama, kehilangan mulut yang sebagai bentuk bungkam, penawaran bantuan terhadap korban, adanya ambisi yang kuat, dan adanya power abuse. Implikasi yang dihasilkan dari penelitian ini yakni film pendek “Please Be Quiet” membuka pandangan khalayak dari sudut pandang saksi tentang pentingnya menolong korban pelecehan di lingkungan kerja dengan langkah yang strategis.  &#13;
&#13;
Kata kunci: Kekerasan terhadap perempuan, pelecehan seksual, film pendek, Please Be Quiet, semiotika Roland Barthes.  &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>skripsi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Mass Communications</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2023</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Audrey Adeline</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Velina Mutiasari</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.MC.048.23</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S101768SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy.</sublocation>
    <shelfLocator>S1.MC.048.23</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>8144</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-02-06 13:35:32</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-03-02 10:50:42</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>